Selamat datang di blog KJB! Selamat Anda telah mendapat peunjuk dari Tuhan sehingga diarahkan menuju webblog ini, Anda orang yang terpilih

Klik to Chat Admin

Saturday, October 31, 2020

Friday, October 30, 2020

AUTUMN LEAVES minus-one

BELAJAR JAZZ


Gunakan vdeo ini untuk berlatih vokal atau instrumen solo (improvisasi). Do=G (Em), 4/4, tempo:140, swing, durasi: +3 menit. Lagu Autumn Leaves kategori jazz standard untuk pemula. Selamat mencoba! Terimakasih.




CHORD

Intro:
||Em ... |Em ... |Em ...|Em ... :||

Song:
||: Am7 ... | D6 ... | Gmaj7 | Cmaj7 |
| F#dim |B7 ... |Em7 ... | Em7 ... :||

reff:
|B7 ... | B7 ... | Em7 ... | Em7 ...|
|Am7 | D6 ... | Gmaj7 | Cmaj7|
| F#dim | B7 | Em7... | A13 |
|F#dim | B7 | Em7 ... | Em7 ...||


CHORD TAB







LIRIK LAGU

AUTUMN LEAVES 

The falling leaves drift by the window
The autumn leaves of red and gold
I see your lips, the summer kisses
The sun-burned hands I used to hold

Since you went away the days grow long
And soon I'll hear old winter's song
But I miss you most of all my darling
When autumn leaves start to fall

"Autumn Leaves" (1945) adalah lagu jazz standard diciptakan oleh Joseph Kosma dengan lirik asli oleh Jacques Prévert di Prancis, dan terakhir oleh Johnny Mercer.

Sunday, October 25, 2020

PERIODISASI MUSIK BARAT

 

Periode (Tahun/Masehi)

Karakteristik

Tokoh/Karya

Periode Yunani Kuno

Tekstur monoponik, terdiri atas melodi yang sederhana

-citation-

https://en.wikipedia.org/wiki/Music_of_ancient_Greece#:~:text=The%20music%20of%20ancient%20Greece,the%20lives%20of%20ancient%20Greeks.

Musik Yunani kuno nyaris secara keseluruhan hadir dalam masyarakat Yunani kuno, dari perkawinan, pemakaman, dan upacara-upacara keagamaan sanpai teater, musik foklor dan pengutipan puisi epik mirip ballad. Sehingga, musik tersebut memainkan bagian integral dalam kehidupan bangsa Yunani kuno.

https://en.wikipedia.org/wiki/Category:Ancient_Greek_composers

Athenaeus (musician)

https://en.wikipedia.org/wiki/Delphic_Hymns

https://www.youtube.com/watch?v=CQujD1UJevI

Charixene

Limenius

Mesomedes

Sappho

Periode Abad Pertengahan

(500-1450)

Berorientasi pada musik vokal.

Musik Liturgi (keagamaan), musik Gereja, Pujian Gregorian (Katolik). Musik non religius. Musik instrumental misalnya Lute. Pada permainan musik dan vokal, musik memainkan melodi yang sama dengan vokal

 https://id.wikipedia.org/wiki/Musik_abad_pertengahan

https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Medieval_composers

 

https://www.youtube.com/watch?v=fFo3O2FesMU

 

https://www.youtube.com/watch?v=NB-i_V9QPt8

 

https://www.youtube.com/watch?v=RQ_586CLHDM

 

 

Periode Renaisans

(1450-1600)

Lebih berorientasi pada vokal, religius, perkembangan sekularisme

https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Renaissance_composers

 

https://www.youtube.com/watch?v=z55gwQLVqIc

https://www.youtube.com/watch?v=76PaDkY6NLo

 

https://www.youtube.com/watch?v=ecaGveICHP8

Periode Barok

(1600-1750)

Penekanan terhadap aspek harmoni dan melodi dalam musik

 Claudio MonteverdiHenry PurcellJohann Sebastian BachJean-Philippe RameauGeorge Frideric Handel, dan Antonio Vivaldi.

 

https://www.youtube.com/watch?v=6JQm5aSjX6g

 

https://www.youtube.com/watch?v=oYdnUHCpomQ

 

https://www.youtube.com/watch?v=TZCfydWF48c

 

https://www.youtube.com/watch?v=VVivtti-n-w

 

https://www.youtube.com/watch?v=C8YQDlSkiKA

 

https://www.youtube.com/watch?v=Kuw8YjSbKd4

Periode Rokoko

 

Ceria dan mengandung unsur humor jenaka, gayanya rumit namun lebih ringan daripada karya musik Barok, menghindari kesan gelap.

https://study.com/academy/lesson/rococo-music-period-style.html Francois CouperinJean-Philippe Rameau,  Giovanni PergolesiGiovanni Battista SammartiniCarl Philipp Emanuel Bach and Johann Christian Bach 

 

https://www.youtube.com/watch?v=DT2D7Kp3k3c

 

https://www.youtube.com/watch?v=r7Fn6iSReds

 

https://www.youtube.com/watch?v=a4AWRL-vryQ

 

https://www.youtube.com/watch?v=rI_VjMhSUNA

 

https://www.youtube.com/watch?v=lH8ZH-hOuhk

Periode Klasik

(1750-1820)

Lebih berorientasi pada instrumen dan sekuler, agung, sederhana dan seimbang

https://en.wikipedia.org/wiki/Classical_period_(music)

Mozart, Gluck, Haydn, Bethoven, Hummel, Frans Schubert, Mendelssohn.

 

https://www.youtube.com/watch?v=aeEmGvm7kDk

 

https://www.youtube.com/watch?v=0bUAM0ER-Dw

 

https://www.youtube.com/watch?v=XgbdqXGr1DQ

 

https://www.youtube.com/watch?v=wfF0zHeU3Zs

 

https://www.youtube.com/watch?v=obTwBcID0MY

 

https://www.youtube.com/watch?v=r4Oxnf0Q20c

 

https://www.youtube.com/watch?v=WPi7LrQ1rNg

Periode Romantik

(1820-1900)

Individualistis, namun memiliki emosi yang mendalam, penuh arti dan keindahan dalam seni.

Later nineteenth-century composers would appear to build upon certain early Romantic ideas and musical techniques, such as the use of extended chromatic harmony and expanded orchestration.

https://en.wikipedia.org/wiki/Romantic_music

 Adolphe AdamDaniel AuberLudwig van BeethovenHector BerliozFrançois-Adrien BoieldieuFrĂ©dĂ©ric ChopinSophia DussekFerdinand HĂ©roldMikhail GlinkaFanny MendelssohnFelix MendelssohnJohn FieldIgnaz MoschelesOtto NicolaiGioachino RossiniFerdinand RiesVincenzo BelliniFranz BerwaldLuigi CherubiniCarl CzernyGaetano DonizettiJohann Nepomuk HummelCarl LoeweNiccolĂ² PaganiniGiacomo MeyerbeerAnton ReichaFranz SchubertClara SchumannRobert SchumannLouis SpohrGaspare SpontiniAmbroise Thomas and Carl Maria von Weber. Romantic composers include AlbĂ©nizBrucknerGranadosSmetanaBrahmsMacDowellTchaikovskyParkerMussorgskyDvoÅ™Ă¡kBorodinDeliusLisztWagnerMahlerGoldmarkRichard StraussVerdiPucciniBizetRimsky-KorsakovSchoenbergSibeliusStanfordParryElgarGriegSaint-SaĂ«nsFaurĂ©Rachmaninoff, and Franck.

 

https://www.youtube.com/watch?v=9E6b3swbnWg

 

https://www.youtube.com/watch?v=RgtEUr_n9vM

 

https://www.youtube.com/watch?v=2gG9YSaf4Mg

 

https://www.youtube.com/watch?v=QY_PE4TgRkM

 

https://www.youtube.com/watch?v=rvQvcLXHWI4

 

https://www.youtube.com/watch?v=Uau48wh5CeI

 

https://www.youtube.com/watch?v=OiHsWXRB5OA

 

https://www.youtube.com/watch?v=aYAJopwEYv8

 

 

Periode Paska Romantik

Impresionisme: anggun dan menghibur Primitivisme: lebih kuat, ritme yang liar, kombinasi suara yang tidak harmonis, melodi yang dangkal. Kromatik note.

Ekspresionosme: emosi yang berlebihan

Salah satu alat impresionisme musik yang paling penting adalah harmoni tanpa ketegangan. Disonansi akord tidak diselesaikan, tetapi digunakan sebagai nada warna. Akord ini sering bergeser sejajar. Di bidang melodi skala nada keseluruhan, pentatonik dan gereja tonal berubah digunakan. Melodi itu dicirikan oleh gerakan melodi melingkar. Timbre menjadi perangkat gaya Impresionisme alih-alih tema ringkas atau bentuk tradisional lainnya. https://en.wikipedia.org/wiki/Impressionism_in_music

  Ernest Fanelli, Lili Boulanger, [7] [8] Isaac AlbĂ©niz, [9] Frederick Delius, [10] Paul Dukas, [9] Alexander Scriabin, [11] Manuel de Falla, [9] John Alden Carpenter, [9] Ottorino Respighi, Charles Tomlinson Griffes, dan Federico Mompou. [9] Komposer Finlandia Jean Sibelius

 

https://www.youtube.com/watch?v=E9Pp8xAtww4

 

 

https://www.educator.com/music-theory/music-history/hills/primitivism.php

Primitivism

·         Made popular through Igor Stravinsky and his three ballets

·         Rite of Spring (1913)

·         One of most influential and controversial works in history

·         People rioted, booed, and threw things

·         Emancipated rhythm with polyrhythms and mixed meter

Stravinsky:

https://www.youtube.com/watch?v=jF1OQkHybEQ

 

https://academic.udayton.edu/PhillipMagnuson/soundpatterns/microcosms/primitivism.html

Bartok:

https://www.youtube.com/watch?v=uUG5fYLSC8w

 

Musik ekspresionis sering kali menonjolkan tingkat disonansi yang tinggi, dinamika yang sangat kontras, tekstur yang terus berubah, melodi dan harmoni yang "terdistorsi", dan melodi bersudut dengan lompatan lebar (Anon. 2014).

 

https://www.youtube.com/watch?v=JEY9lmCZbIc

 

Periode Abad XX

(1900-2000)

Kompleksitas berlawanan dalam filosofi, gaya dan teknik. Ketidak sesuaian yang memajukan musik menjadi lebih beragam.

 

Periode Abad XXI

(2000-sekarang)

 

 

PROGRAM KJB 2020

 




BANDICAM

 Untuk melihat tata cara mendapatkan nomor seri perangkat lunak ini silahkan lihat email

Tuesday, October 20, 2020

PENGALAMAN MENONTON JAZZ GO TO CAMPUS (JGTC)



Oleh : Roni Ch 
(admin grup WA KJB)


Saya mulai nonton JGTC dari tahun 1983 hingga 2003 yang rutinnya sewaktu tinggal Deket Salemba UI. Saya tinggal di percetakan negara. Setalah pindah.lagi ke serang masih juga nonton JGTC walau tidak rutin tergantung ada temannya. Maklum haru naik kereta sampai Depok heheh dan pulang nya ya naik kereta terakhir Depok pasar baru sekitar jam 22 jadi ga bisa sampai tuntas di jam 00. Alhamdulillah sih hapal lah seluk beluk event nya mah. Walau cuma jadi penonton juga hehe. Nonton JGTC dari Indra Lesmana masih remaja. Dari Erwin Gutawa masih jadi pemain basa di fakultas teknik UI waktu itu.

Panitia JGTC tiap tahun berubah sesuai angkatan. Ga cuma anak FEUI saja ada anak fakultas kedokteran yang bantuin bidang kesehatan karena banyak yang pinsan dehidrasi hehehe. Anak anak fisip dan fakultas lain juga ada bantu panitia. Dan guru guru besar juga punya band seperti the Professor band jazz nya para guru besar di UI.

Salah satu pemainnya prof. Dr. TB Ronny Nitibaskara yang kabarnya pernah tinggal di Serang dan alumnus SMANSA serang kalo ga salah.

Tahun 80 an hingga sebelum  
UI pindah ke Depok
Ya nonton JGTC itu gratis dan mainnya cuma satu panggung saja di taman FE UI jalan Salemba raya no 4

Durasi mainnya ya jam 10 sampai jam 17

Format band relatif sama ya
Band jazz SMA
Band JAZZ campus se Jakarta
Dan band JAZZ Profesional

Termasuk band nya Idang Rasjidi yang hingga 2016 apa 2017 masih 
Sering tampil di JGTC

Kemudian nonton mulai pake tiket harga terjangkau

Dan 5 tahun terakhir baru beli tiketnya online pake barcode heheheh
Jadi aga ribet ya buat yang sudah tua dan dari luar kota

Karena setelah 40 tahun JGTC kontinyu ada jadi sudah seperti industri sponsor nya banyak pisan dan perusahaan nasional banyak yang sponsori 

Pa Chandra Darusman sebagai penggagas JGTC dia juga pernah jadi ketua hak cipta Indonesia dan pernah berkantor di luar negeri mengurusi hak cipta
Juga masih suka main di JGTC 

Pokoknya JGTC bagus untuk di jadikan contoh bagi para penggiat event
Menjadi kebanggaan tersendiri bagi KJB kalo bisa tampil disana walau secara virtual juga
Mungkin 15 tahun terakhir JGTC ga murni murni jazz amat karena musisi pop dan rock juga ada yang tampil disana

Contoh nya
Saya pernah nonton Gugun blues shelter main di JGTC dan dirindukan banyak penonton.muda 
Artinya sebagai event kampus kalo sudah kontinyu selama 40 tahun bikin event dan panitia berganti tiap tahun ini luar biasa hebat
Artinya sebagai event kampus kalo sudah kontinyu selama 40 tahun bikin event dan panitia berganti tiap tahun ini luar biasa hebat
Di UI yang saya tahu dulu era 80 ke 2000

Fak sastra event rock

Fak hukum, fisip dan teknik
Event nya rock juga

Dan rata rata nama event berganti tiap tahun dan tidak termanaj dengan baik
Hanya fak ekonomi atau FEUI yang tawadhu sama JGTC nya hingga kini

Monday, October 12, 2020

DAFTAR LAGU KJB-BAND



Berikut ini daftar lagu cover (repertoar) KJB-Band untuk pentas hiburan

1. Dia-Sheila Majid (D)
2. Prahara Cinta- Hedi Yunus (D) 
3. Pasti bisa - Citra scholastika. (D) 
4. Everybody knew - Citra scholastika (D)
5. Tersiksa lagi- Syaharani (G)
6. Lately - Salena jones  (C)
7. Keabadian-Reza (C)
8. Aku ingin - Indra Lesmana (versi Reborn) (D)
9. Ingin kumiliki - Ruth Sahanaya (E)
10. Biru - Vina panduwinata (E)
11. Akad-Payung Teduh (A)
12. Terserah - glenn (A)
13. Akhir Cerita Cinta - Glenn (G)
14. Andai Aku Bisa - Chrisye (A)
15. Seperti yg kau minta - Chrisye (D)
16. Negeri di Awan - Katon Bagaskara (C, female=E)
17. Mornin'- Al Jarreau (D)
18. Still a friend of mine - Incognito (A)
19. Kasih - Ermy Kulit (C/Am)
20. Arti Kehidupan - Mus Mujiono (Am)
21. Baby Your Mine - Basia (C)
22. L.O.V.E. - Natalie Cole (E)
23. Take The A Train - Ella fitzgerald (C)
24. Route 66 - Natalie Cole (F)
25. The Girl From Ipanema - Stan Getz (F)
26. The Way You Look Tonight - Michael Buble (G)
27. How Deep is Your Love - Maria Augusta (Eb)
28. September - Marcela Mangabeira (Bb)
29. New York New York - Syaharani (A)
30. Berharap tak berpisah - Reza Artamevia (E)
31. Antonio Song - Salena Jones (Em)
32. This Masquerade - George Benson (Dm)
33. Pura-Pura Lupa - Mahen (B)
34. Aku Makin Cina - Vina Panduwinata (G)
35. Through The Fire - Chaka Khan (E)
36. Firasat - Marcell (E)
37. Maaf - Marcell (G)
38. Sekali ini Saja - Glenn (A)
39. Cintaku - Chrisye (D)
40. Dulu - Bunglon (Bm)

Saturday, October 10, 2020

LITERATUR MUSIK



Daftar Bacaan:

1. A.N. Tucker, Tribal Music and Dancing in The sourhern Sudan at social and Ceremonial

Gathering, London, t.t., William Reeves.

2. Ajay Mitra Shastri: Indian Journal of History of Science, 31/1/1996.

3. Ajip Rosidi, Ensiklopedi Sunda (Alam, Manusia dan Budaya, termasuk Cirebon dan

Betawi), Pustaka Jaya, 2000.

4. Al-Wafaa News, 1997.

5. Ammer, Christine, 2004, The Facts on File Dictionary of Music, Facts On File, Inc.132

West 31st Street New York NY 10001

6. Guillot, Claude, dkk, Banten Sebelum Zaman Islam, Jakarta, Depdikbud, 1996/1997.

7. Dave Benson, 2004, Mathematic and Music, Departement of Mathematics, University of

Georgia, Athens, USA.

8. Departemen Kebudayaan Dan Pariwisata Republik Indonesia , Rencana Strategis

Departemen Kebudayaan Dan Pariwisata 2005 – 2009, Departemen Kebudayaan Dan

Pariwisata Republik Indonesia, Jl. Medan Merdeka Barat No. 17 Jakarta 10110.

9. Kurnia, Ganjar, 2003, Deskripsi kesenian Jawa Barat. Dinas Kebudayaan & Pariwisata

Jawa Barat, Bandung

10. Swain, Joseph Peter, Historical dictionary of sacred music. The Scarecrow Press, Inc.

Lanham, Maryland, Toronto, Oxford 2006.

11. Houtsma, Martijn Theodoor, Encycolpedia of Islam, 1913-1936, vol 2.

12. Di Karia, Mas Mangoen, Dialect Djawa Banten, Bataviaasch Genootschap Van Kunsten

En Wetenschappen, Batavia 1914.

13. Masi, Michael, “The Liberal Arts and Gerardus Ruffus’ Commentary on the Boethian De

Arithmetica.” The Sixteenth Century Journal 10 (1979).

14. Philip M.Peek and Kwesi Yankah, Editors, African Folklore An Encyclopedia, Routledge

New York London, Taylor & Francis e-Library, 2005.

15. Hagel, Stefan, Ancient Greek Music A New Technical History Austrian Academy Of

Sciences, University Press, Cambridge, 2010.

16. Stuart-Fox, Martin, A short history of China and Southeast Asia : tribute, trade and

influence. Set in 11/14 pt Goudy by Midland Typesetters, Maryborough, Victoria, South

Wind Production (Singapore) Private Limited, 2003.

17. Sumarsam, 1978-1979, Javanese Gamelan Instruments and Vocalists.

18. Haryono, Timbul, Sejarah Seni Pertunjukan dalam Perspektif Arkeologi. Makalah ,

disampaikan pada diskusi sejarah dengan tema sejarah seni pertunjukan dan

pembangunan bangsa, diselenggarakan oleh balai kajian sejarah dan nilai tradisional

Yogyakarta, 17-18 Mei 2006.

19. Appeal , Willi (Ed), Harvard Dictionary of Music, Harvard University press, 1962.

20. Samson, Jim, editors, The Cambridge History Of Nineteenth-Century Music.Cambridge

University Press, t.t..

21. Christensen, Thomas, editors, The Cambridge History of Western Music Theory

Cambridge University Press, 2008

22. Bunson, Margaret R., Rev. ed, Encyclopedia of ancient Egypt. 2002, Facts On File

Inc.132 West 31st Street New York NY 10001.

214

23. Gregory Barz & Timothy J. Cooley., editors, Shadows in the field : new perspectives for

fieldwork in ethnomusicology, 2008, Oxford University Press, Inc.,

24. Richard Bauman, editors, Folklore, Cultural Performances, and Popular

Entertainments, a communication-centered handbook, New York Oxford, Oxford

University press, 1992.

25. Pratt, Waldo Selden, 1907, The History Of Music A Handbook And Guide For Students,

New York, G. Schirmer 3 East 43n Street.

26. Metcalf, Barbara D and Metcalf , Thomas R, 2002, A Concise History of India,

Cambridge University Press.

27. Arundell, Lord, 1885, The Secret Of Plato's Atlantis, London: Burns And Oates.1885.

28. Lindsay, Jennifer, Javanese Gamelan: Traditional Orchestras of Indonesia, Oxford

University press, Oxford New York 1992.

29. Roth, A. R., 1986, New Compositions for Javanese Gamelan. University of Durham,

Thesis doktoral.

Tuesday, October 6, 2020

BLUES dan DORIAN

 


BLUES dan DORIAN
Tangga Nada Dorian itu seperti yang kita kenal dengan tangga nada minor. Nah, ini sangat dekat dengan skala blues (baca: blus). Perhatikan skala dorian di bawah ini:




Dorian adalah fondasi tangga nada minor

Blues Pentatnonik:
Merupakan tangga nada minor yang hanya berjumlah 5 (lima) nada, inilah dasar blues, yaitu pentatonik.









Blues Kromatik (Passing note):

Blue Note adalah ciri khas blues, blue note atau nada biru (Biru=sedih, duka) diekspresikan dengan nada kromatik (nada yang dinaikkan atau diturunkan setengah), maka didapatlah skala blues kromatik seperti di bawah ini. Nada kromatik merupakan passing note atau nada jembatan.





Skala diatas dapat dimainkan sebagai improvisasi pada musik jazz. Cobalah mainkan skala tersebut dengan diiringi chord:

||: C7      |F7        | C7       |F7       :||

Mainkan berulang-ulang, naik, turun, atau acak hingga terbiasa. Perlu diperhatikan bahwa skala ini sakala minor, namun chord pengiring tetap mayor dominan tujuh. Pada masa awal kemunculan jazz, skala blues banyak dimainkan untuk improviasi.

Saturday, October 3, 2020

MARS BANTEN (Banten Negeri Leluhurku)





BANTEN NEGERI LELUHURKU
(MARS BANTEN) Youtube version
karya cipta Raden Surya P Winangun (1929)

(Intro)
1:
Wahai negeri leluhur Banten kucinta
Tanah air tempat tumpah darah kita
Putramu yang sesenang sederita
Semau sekata dan secita-cita

Reff:
Wahai banten, jantung hati
Disini kuberdiri
Mari kita semua
Kerja untuk majunya

2:
Wahai Banten mustika gilang gemilng
Kita sumpah setia tiada kepalang
Membela hormatmu terang benderang
Pandumu siap seuntung dan semalang

(intro)

3:
Banten Muda ingatlah kewajibanmu
Wajib bersatu antara saudaramu
Sama-sama menunjukkan sikap tentu
Berdiri berbaris tegak laju maju

Reff2:
Putra Banten, sesamaku
Sayangilah negerimu
Mari kita semua
Junjung tinggi namanya

4:
Banten Muda putra putri yang setia
Bersatulah bernaung bawah seruan
Berserulah yang keras untuk bersatu
Persatuan memberi kemuliaan

-----
silahkan pergunakan lagu ini untuk kepentingan pendidikan (wisuda, perpisahan, pensi, dsb) dan kepentingan sosial.

-----
BACA JUGA



ikuti blog ini

Follow My Blog

Popular Posts

KARYA KITA