Selamat datang di blog KJB! Selamat Anda telah mendapat peunjuk dari Tuhan sehingga diarahkan menuju webblog ini, Anda orang yang terpilih

Klik to Chat Admin

Friday, March 18, 2022

JUWITA Chrisye - chord

 


Sabda Alam adalah album kedua dari penyanyi Chrisye yang dirilis pada tahun 1978. Album ini merupakan album pertama Chrisye yang dirilis oleh label Musica Studios. Album ini merupakan hasil kolaborasi Chrisye dengan Guruh Soekarnoputra dan merupakan sukses besar. Pada tahun 2007, album tersebut dinobatkan sebagai salah satu album Indonesia terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone Indonesia.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Setelah kesuksesan album Badai Pasti Berlalu, Chrisye didekati oleh Amin Widjaja dari Musica Studios dan menawarkan kesempatan untuk merekam sebuah album. Chrisye menyetujuinya dengan prasyarat bahwa ia akan diberi kebebasan kreatif. Musica menyetujui kesepakatan tersebut. Chrisye teringat ia mendapatkan dukungan penuh dari Amin pada saat perekaman Sabda Alam.[1]

Sabda Alam direkam di studio Musica's di Jakarta dengan menggunakan double tracking.[1] Album tersebut menampilkan Chrisye pada vokal, gitar, dan bassYockie Suryo Prayogo pada piano akustik dan kibor, serta Keenan Nasution pada drum dan perkusi, dengan aransemen oleh Chrisye dan Yockie.[2] Guruh Soekarnoputra, yang sebelumnya pernah berkolaborasi dalam album Guruh Gipsy,[1] berkontribusi dalam tiga lagu.[2]

Lagu-lagu ditulis serta diproduksi dalam gaya yang serupa dengan album Badai Pasti Berlalu, dengan lagu-lagu bernuansa romansa dan melankolis. Perekaman dilakukan dari pagi hari hingga malam; Chrisye pada akhirnya jatuh sakit. Selama perekaman, eksekutif dari Musica tidak diperbolehkan untuk masuk ke studio, walaupun mereka terkadang memintanya.[1]

Rilis dan tanggapan[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, album ini direncanakan untuk dirilis pada Agustus 1977, tetapi diundur dan pada akhirnya dirilis secara resmi pada awal 1978. Sabda Alam diterima dengan baik dan laris.[1] Pada tahun 2007, Rolling Stone Indonesia menobatkan Sabda Alam sebagai salah satu album Indonesia terbaik sepanjang masa pada peringkat ke-51,[3] dan pada tahun 2009 lagu "Anak Jalanan" ditempat pada peringkat ke-72 sebagai salah satu lagu Indonesia terbaik sepanjang masa oleh majalah yang sama.[4]

Sabda Alam telah dirilis ulang dalam bentuk CD sebanyak tiga kali. Pertama pada tahun 1990,[5] kedua pada tahun 2004[6] dan ketiga dalam CD box set Chrisye Masterpiece Trilogy Limited Edition pada tahun 2007.

Pada tahun 2020, lagu "Sabda Alam" ini dijadikan backsong iklan layanan video-on-demand Disney+ Hotstar sebagai bagian dari kampanye "Sejuta Rasa Disney".

Daftar lagu[sunting | sunting sumber]

Keseluruhan dari album ini diaransemen oleh Yockie Suryo Prayogo dan Chrisye. Kecuali "Smaradhana" dan "Kala Sang Surya Tenggelam" diaransemen oleh Ronnie

Rilisan kaset dan CD[sunting | sunting sumber]

Sisi A
No.JudulLirikMusikDurasi
1."Juwita"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:20
2."Sabda Alam"Junaedi SalatChrisye4:51
3."Smaradhana"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:39
4."Duka Sang Bahaduri"Junaedi SalatYockie Suryo Prayogo4:30
5."Cita Secinta"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo4:17
Durasi total:22:37
Sisi B
No.JudulLirikMusikDurasi
6."Kala Sang Surya Tenggelam"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:32
7."Nada Asmara"Yockie Suryo Prayogo, Junaedi SalatYockie Suryo Prayogo5:48
8."Citra Hitam"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:31
9."Adakah"Christ Kayhatu, Tommy Wahyuddin SabahChrist Kayhatu, Tommy Wahyuddin Sabah3:59
10."Anak Jalanan"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra4:03
Durasi total:22:17

Rilisan khusus promo radio[sunting | sunting sumber]

Sebagai edisi khusus promo radio, lagu "Cita Secinta", "Kala Sang Surya Tenggelam", "Nada Asmara", dan "Adakah" tidak disertakan ke dalam piringan hitam.

Sisi A
No.JudulLirikMusikDurasi
1."Juwita"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:20
2."Sabda Alam"Junaedi SalatChrisye4:51
3."Anak Jalanan"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra4:03
Durasi total:14:14
Sisi B
No.JudulLirikMusikDurasi
4."Citra Hitam"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:31
5."Smaradhana"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:39
6."Duka Sang Bahaduri"Junaedi SalatYockie Suryo Prayogo4:30
Durasi total:13:40

Catatan

  • Dalam rilisan ulang kontemporer album Sabda Alam, lagu "Sabda Alam" dimixing ulang dengan menambahkan efek suara burung berkicau di awal intro.

Album instrumentalia[sunting | sunting sumber]

Sabda Alam
Sabda Alam Instrumentalia.jpg
Album studio karya Yockie Suryo Prayogo
DirilisJanuari 1982
DirekamApril–Agustus 1977; 1981
GenrePopprogressive rock
Durasi44:55
31:30 (versi piringan hitam)
LabelMusica Studios
ProduserYockie Suryo Prayogo
Kronologi Yockie Suryo Prayogo
Terbanglah Lepas
(1981)
Sabda Alam
(1982)
Bila Damaipun Tiba
(1982)
Stiker label piringan hitam
Stiker label "Sabda Alam Instrumental" yang ditujukan sebagai promo radio
Stiker label "Sabda Alam Instrumental" yang ditujukan sebagai promo radio

Empat tahun setelah dirilisnya album Sabda Alam, Album ini dirilis ulang dalam format album instrumentalia. Yockie Suryo Prayogo yang didapuk sebagai penata musik untuk album tersebut, merilis album instrumentalia ini di bawah namanya. Album ini tidak memiliki perbedaan yang begitu signifikan dalam segi aransemen musiknya. Backing track untuk album ini masih diambil dari sesi rekaman Sabda Alam yang dimulai dari April sampai Agustus 1977. Kemudian ditambahkan penyintesis oleh Yockie menggantikan vokal Chrisye.[7]

Daftar lagu[sunting | sunting sumber]

Keseluruhan dari album ini diaransemen oleh Yockie Suryo Prayogo dan Chrisye. Kecuali "Smaradhana" dan "Kala Sang Surya Tenggelam" diaransemen oleh Ronnie

Rilisan kaset[sunting | sunting sumber]

Sisi A
No.JudulLirikMusikDurasi
1."Sabda Alam"Junaedi SalatChrisye4:51
2."Juwita"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:20
3."Anak Jalanan"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra4:03
4."Kala Sang Surya Tenggelam"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:32
5."Smaradhana"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:39
Durasi total:21:24
Sisi B
No.JudulLirikMusikDurasi
6."Adakah"Christ Kayhatu, Tommy Wahyuddin SabahChrist Kayhatu, Tommy Wahyuddin Sabah3:59
7."Nada Asmara"Yockie Suryo Prayogo, Junaedi SalatYockie Suryo Prayogo5:48
8."Citra Hitam"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:31
9."Duka Sang Bahaduri"Junaedi SalatYockie Suryo Prayogo4:30
10."Cita Secinta"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo4:17
Durasi total:23:29

Rilisan khusus promo radio[sunting | sunting sumber]

Sebagai edisi khusus promo radio, lagu "Adakah", "Citra Hitam", dan "Duka Sang Bahaduri" tidak disertakan ke dalam piringan hitam.

Sisi A
No.JudulLirikMusikDurasi
1."Juwita"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo5:20
2."Nada Asmara"Yockie Suryo Prayogo, Junaedi SalatYockie Suryo Prayogo5:48
3."Anak Jalanan"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra4:03
Durasi total:15:11
Sisi B
No.JudulLirikMusikDurasi
4."Sabda Alam"Junaedi SalatChrisye4:51
5."Cita Secinta"Junaedi SalatChrisye, Yockie Suryo Prayogo4:17
6."Kala Sang Surya Tenggelam"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:32
7."Smaradhana"Guruh SoekarnoputraGuruh Soekarnoputra3:39
Durasi total:16:19

Personel[sunting | sunting sumber]

Personel tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Nina – vokal latar
  • Ana - vokal latar
  • Ani - vokal latar

Produksi[sunting | sunting sumber]

  • Rusmin – operator

Sejarah rilis[sunting | sunting sumber]

NegaraTanggalLabelFormatNomor katalogCatatan
IndonesiaJanuari 1978Musica StudiosKasetMSC-7060
Indonesia1978Musica StudiosPiringan hitamMSC-7060Untuk promo radio
Malaysia1 Januari 1979LifeKasetHMC 1310Dengan sampul album alternatif
IndonesiaJanuari 1982Musica StudiosKasetMSC-7210Versi instrumentalia
IndonesiaJanuari 1982Musica StudiosPiringan hitamMSC-7210Versi instrumentalia untuk promo radio
Indonesia1990Musica StudiosCDMSCD.004Sampul album diperbarui dengan menggunakan foto Chrisye pada era tersebut
Indonesia1990Musica StudiosKasetMSC-7693Dirilis dalam bentuk boks
Indonesia1994Musica StudiosKasetMSC-7974Bagian dari edisi Chrisye Gold Collection
Indonesia2004Musica StudiosCDMSCD-0254Remastered
Indonesia2007Musica StudiosCDMSCD-0397Remastered bagian dari edisi Chrisye Trilogy Masterpiece Limited Edition box set
Indonesia2020Musica StudiosPlatform digitalRemastered
Indonesia8 September 2020[8]Musica StudiosPlatform digitalRemastered versi instrumentalia

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. Lompat ke:a b c d e Endah, Alberthiene. Chrisye: Sebuah Memoar Musikal. Gramedia. 2007. Pp. 142 - 150. (Indonesia)
  2. Lompat ke:a b Sabda AlamChrisyeMusica Studios. 1978.
  3. ^ "150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa". Rolling Stone Indonesia. Desember 2007.
  4. ^ "150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa." Rolling Stone Indonesia. Desember 2009. Diarsipkan 2012-03-16 di Wayback Machine.
  5. ^ "Chrisye – Sabda Alam
  6. ^ "Chrisye Rilis Ulang 22 Album Lawas Diarsipkan 2012-04-05 di Wayback Machine.". KotaBNI News. 28 Oktober 2004. (Indonesia)[pranala nonaktif]
  7. ^ Yockie Suryo Prayogo Dan Album Solonya
  8. ^ Instrumentalia Sabda Alam

When You Wish Upon a Star - chord

 







"When You Wish Upon a Star" is a song written by Leigh Harline (music), and Ned Washington (lyrics) for Walt Disney's 1940 adaptation of Pinocchio.[1] The original version was sung by Cliff Edwards in the character of Jiminy Cricket,[1] and is heard over the opening credits and in the final scene of the film. The recording by Cliff Edwards and Chorus was released by Victor Records as catalogue number 261546 and 26477A (in the US) and by EMI on the His Master's Voice Label as catalogue number BD 821.

Edwards recorded another version in 1940 for an American Decca Records "cover version" of the score of Pinocchio, conducted by Victor Young and featuring soprano Julietta Novis and The King's Men. It was first released on a 4-record 78-RPM album set, and years later as one side of an LP, backed by selections from The Wizard of Oz. A recording with Christian Rub (with Mister Geppetto's voice), Cliff Edwards and Chorus was released by Victor Records as catalogue number 26479B (in the US) and by EMI on the His Master's Voice label as catalogue number BD 823. It won the 1940 Academy Award for Best Original Song.[1] It was also the first Disney song to win an Oscar. In the 1980s, "When You Wish Upon a Star" become the signature song of The Walt Disney Company and is often used as such in the production logos at the beginning of many Disney films.



Development[edit]

Harline and Washington delivered "When You Wish Upon a Star" to the Pinocchio story crew in early autumn 1938, and they recognized it right away as a spotlight song that should be given prominence in the film. Disney decided that the song should play over the opening credits, and used as a musical theme throughout the film.[2] In October, Edwards recorded the song as a "test take", because Edwards was cast as Jiminy Cricket, and at the time the cricket's role in the story was limited. When the producers decided to promote Jiminy to the narrator role, using Edwards' recording made sense as the title theme. In the film, Edwards' performance plays over the titles, and bridges into Jiminy's opening scene.[2]

Legacy and influence[edit]

The Library Of Congress deemed Edwards's recording of the song "culturally, historically, or aesthetically significant" and inducted it into the National Recording Registry in 2009.[3] The American Film Institute ranked "When You Wish Upon a Star" seventh in their 100 Greatest Songs in Film History, the highest ranked of only four Disney animated film songs to appear on the list, the others being "Someday My Prince Will Come" from Snow White and the Seven Dwarfs ranked at No. 19, "Beauty and the Beast" from Beauty and the Beast ranked at No. 62, and "Hakuna Matata" from The Lion King, ranked at No. 99.

The song reached the top five in Billboard's Record Buying Guide, a predecessor of the retail sales chart. Popular versions in 1940 were by Glenn Miller with vocal by Ray Eberle (No. 1 for five weeks),[4] Guy Lombardo (vocal by Carmen Lombardo), Horace Heidt and Cliff Edwards.[5] It has been recorded by many other artists since then. In more recent times, Beyoncé sang a cover of the song as part of The Disney Family SingalongBrian Wilson has said that the melody of the Beach Boys hit song, "Surfer Girl", which has the same AABA form,[6] is loosely based on the Dion and the Belmonts version of "When You Wish Upon a Star".[7][8][9][10]

In Japan, Sweden, Finland, Norway, and Denmark, the song has become a Christmas song, often referring to the Star of Bethlehem. The Swedish language version is called "Ser du stjärnan i det blÃ¥", roughly translated: "Do you see the star in the blue", and the Danish title is "NÃ¥r du ser et stjerneskud" ('When you see a shooting star'). In Denmark, Sweden, Finland and Norway the song is played on television every Christmas Eve in the traditional Disney one-hour Christmas cabaret From All of Us to All of You, and the gathering of the entire family to watch this is considered a Scandinavian tradition.

The song was covered by Kiss bassist Gene Simmons on his self-titled 1978 solo album. "It spoke to me," he declared. "I thought Jiminy Cricket was actually talking to me! He said, When you wish upon a star, doesn't matter who you are… Yes, it's you, Gene. Gene, I'm talking to you. Go and get it – it's all yours."[11]

Over the Christmas period in 2011, the finalists of The X Factor UK that year covered "When You Wish Upon A Star" for the year's Christmas advertising campaign for UK department store Marks & Spencer.[12]



Disney icon[edit]

"When You Wish Upon a Star", along with Mickey Mouse, has become an icon of The Walt Disney Company. In the 1950s and 1960s, Disney used the song in the opening sequences of all the editions of the Walt Disney anthology television series. It has also been used to accompany the Walt Disney Pictures logos – including the present-day logo – since the 1980s. All of the ships of the Disney Cruise Line use the first seven notes of the song's melody as their horn signals. Additionally, many productions at Disney theme parks – particularly firework shows and parades – employ the song.

As a jazz standard[edit]

The piece has become a jazz standard.[13]

Family Guy parody and lawsuit[edit]

The owner of the rights to the song, Bourne Co. Music Publishers, sued Twentieth Century Fox Film Corp.Fox Broadcasting CompanyFuzzy Door ProductionsCartoon NetworkWalter Murphy and Seth MacFarlane to try to stop distribution of a 2003 Family Guy episode entitled "When You Wish Upon a Weinstein" that parodies the song in a version called "I Need a Jew". A federal judge ruled against Bourne Co, stating that a parody of the song did not infringe on the company's copyright.[14]

Certifications[edit]


RegionCertificationCertified units/sales
United States (RIAA)[15]Gold500,000double-dagger

double-dagger Sales+streaming figures based on certification alone.

-------

"When You Wish Upon a Star" adalah lagu yang ditulis oleh Leigh Harline (musik), dan Ned Washington (lirik) untuk adaptasi Pinocchio tahun 1940 oleh Walt Disney.[1] Versi aslinya dinyanyikan oleh Cliff Edwards dalam karakter Jiminy Cricket,[1] dan terdengar di kredit pembuka dan di adegan akhir film. Rekaman oleh Cliff Edwards dan Chorus dirilis oleh Victor Records sebagai nomor katalog 261546 dan 26477A (di AS) dan oleh EMI pada Label Suara Masternya sebagai nomor katalog BD 821.

Edwards merekam versi lain pada tahun 1940 untuk "versi sampul" American Decca Records dari skor Pinocchio, yang dibawakan oleh Victor Young dan menampilkan soprano Julietta Novis dan The King's Men. Ini pertama kali dirilis pada set album 4-record 78-RPM, dan bertahun-tahun kemudian sebagai satu sisi dari LP, didukung oleh pilihan dari The Wizard of Oz. Sebuah rekaman dengan Christian Rub (dengan suara Mister Geppetto), Cliff Edwards dan Chorus dirilis oleh Victor Records sebagai nomor katalog 26479B (di AS) dan oleh EMI pada label His Master's Voice sebagai nomor katalog BD 823. Rekaman itu memenangkan Academy 1940 Penghargaan untuk Lagu Asli Terbaik.[1] Itu juga merupakan lagu Disney pertama yang memenangkan Oscar. Pada 1980-an, "When You Wish Upon a Star" menjadi lagu khas The Walt Disney Company dan sering digunakan seperti itu dalam logo produksi di awal banyak film Disney.

Perkembangan
Harline dan Washington membawakan "When You Wish Upon a Star" kepada kru cerita Pinokio pada awal musim gugur 1938, dan mereka langsung mengenalinya sebagai lagu sorotan yang harus ditonjolkan dalam film. Disney memutuskan bahwa lagu tersebut harus diputar selama kredit pembuka, dan digunakan sebagai tema musik sepanjang film.[2] Pada bulan Oktober, Edwards merekam lagu tersebut sebagai "ujian", karena Edwards berperan sebagai Jiminy Cricket, dan pada saat itu peran kriket dalam cerita itu terbatas. Ketika produser memutuskan untuk mempromosikan Jiminy ke peran narator, menggunakan rekaman Edwards masuk akal sebagai judul tema. Dalam film tersebut, penampilan Edwards bermain di atas judul, dan menjembatani ke dalam adegan pembuka Jiminy.[2]

Warisan dan pengaruh
Library Of Congress menganggap rekaman Edwards dari lagu tersebut "penting secara budaya, historis, atau estetis" dan memasukkannya ke dalam National Recording Registry pada tahun 2009.[3] American Film Institute menempatkan "When You Wish Upon a Star" ketujuh dalam 100 Lagu Terbesar mereka dalam Sejarah Film, peringkat tertinggi dari hanya empat lagu film animasi Disney yang muncul dalam daftar, yang lainnya adalah "Someday My Prince Will Come" dari Putri Salju dan Tujuh Kurcaci berada di peringkat No. 19, "Beauty and the Beast" dari Beauty and the Beast berada di peringkat No. 62, dan "Hakuna Matata" dari The Lion King, di peringkat 99.

Lagu ini mencapai lima besar di Billboard's Record Buying Guide, pendahulu dari grafik penjualan ritel. Versi populer pada tahun 1940 oleh Glenn Miller dengan vokal oleh Ray Eberle (No. 1 selama lima minggu), [4] Guy Lombardo (vokal oleh Carmen Lombardo), Horace Heidt dan Cliff Edwards. Ini telah direkam oleh banyak artis lain sejak saat itu. Baru-baru ini, Beyoncé menyanyikan cover lagu tersebut sebagai bagian dari The Disney Family Singalong. Brian Wilson mengatakan bahwa melodi lagu hit Beach Boys, "Surfer Girl", yang memiliki bentuk AABA yang sama,[6] secara longgar didasarkan pada "When You Wish Upon a Star" versi Dion dan Belmonts.[6] 7][8][9][10]

Di Jepang, Swedia, Finlandia, Norwegia, dan Denmark, lagu tersebut telah menjadi lagu Natal, sering kali mengacu pada Bintang Betlehem. Versi bahasa Swedia disebut "Ser du stjärnan i det blå", secara kasar diterjemahkan: "Apakah Anda melihat bintang di biru", dan judul Denmark adalah "Når du ser et stjerneskud" ('Ketika Anda melihat bintang jatuh' ). Di Denmark, Swedia, Finlandia, dan Norwegia lagu tersebut diputar di televisi setiap Malam Natal dalam kabaret Natal tradisional Disney selama satu jam From All of Us to All of You, dan berkumpulnya seluruh keluarga untuk menonton ini dianggap sebagai tradisi Skandinavia .

Lagu ini di-cover oleh bassis Kiss Gene Simmons di album solo self-titled 1978 miliknya. "Itu berbicara kepada saya," katanya. "Kupikir Jiminy Cricket benar-benar berbicara padaku! Dia berkata, Ketika kamu berharap pada sebuah bintang, tidak peduli siapa kamu ... Ya, itu kamu, Gene. Gene, aku sedang berbicara denganmu. Pergi dan ambillah - itu semua milikmu."[11]

Selama periode Natal 2011, finalis The X Factor UK tahun itu meliput "When You Wish Upon A Star" untuk kampanye iklan Natal tahun itu untuk department store Inggris Marks & Spencer.[12]

ikon Disney
"When You Wish Upon a Star", bersama dengan Mickey Mouse, telah menjadi ikon The Walt Disney Company. Pada 1950-an dan 1960-an, Disney menggunakan lagu tersebut dalam urutan pembukaan semua edisi serial televisi antologi Walt Disney. Ini juga telah digunakan untuk menyertai logo Walt Disney Pictures – termasuk logo masa kini – sejak tahun 1980-an. Semua kapal Disney Cruise Line menggunakan tujuh nada pertama dari melodi lagu sebagai sinyal klakson mereka. Selain itu, banyak produksi di taman hiburan Disney – khususnya pertunjukan kembang api dan parade – menggunakan lagu tersebut.

Sebagai standar jazz
Karya tersebut telah menjadi standar jazz.[13]

Parodi dan gugatan Family Guy
Pemilik hak atas lagu tersebut, Bourne Co. Music Publishers, menggugat Twentieth Century Fox Film Corp., Fox Broadcasting Company, Fuzzy Door Productions, Cartoon Network, Walter Murphy dan Seth MacFarlane untuk mencoba menghentikan distribusi episode Family Guy tahun 2003 berjudul "When You Wish Upon a Weinstein" yang memparodikan lagu tersebut dalam versi berjudul "I Need a Jew". Seorang hakim federal memutuskan melawan Bourne Co, menyatakan bahwa parodi lagu tersebut tidak melanggar hak cipta perusahaan.[14]

Sertifikasi
Unit/penjualan bersertifikat Sertifikasi Wilayah
Amerika Serikat (RIAA)[15] Emas 500.000 belati ganda
Angka penjualan+streaming double-dagger berdasarkan sertifikasi saja.

ikuti blog ini

Follow My Blog

Popular Posts

KARYA KITA