Selamat datang di blog KJB! Selamat Anda telah mendapat peunjuk dari Tuhan sehingga diarahkan menuju webblog ini, Anda orang yang terpilih

Klik to Chat Admin

Friday, August 1, 2008

DARI WARUNG ROKOK JADI JAZZ

Saat saya masih SMP kelas 3 (sekitar 1985-86), saya sering nongkrong di warung rokok tempat teman saya membantu kakaknya nunggu warung, hanya berjarak beberapa rumah saja dari rumah saya, sekitar selesai shalat Zuhur hingga magrib saya nongkrong disana, setiap hari. Kawan saya sebut saja Sugiono, sering bermain gitar saat sepi pembeli, saya memperhatikannya hingga suatu saat bertanya secara detil dan mencoba memainkannya. Setelah menghafal beberapa kunci (accord), maka saya minta diajarkan lagu Flamboyan (Bimbo). Sugi menyuruh saya membuat teksnya, lalu ia akan mencantumkan kunci-kunci. Lalu saya mainkan dengan tempo yang tidak teratur (karena masih menghafalkan kunci), kadang menyanyi terhenti sejenak atau dipanjangkan untuk menunggu selesai memegang kunci. Dalam dua minggu saya sudah hafal kunci-kunci.

Dari sana, saya membuat teks lagu-lagu lainnya, dan kawan saya yang orang jawa itu setia mencantumkannya kunci-kunci. Setelah hafal beberapa lagu, saya bisa mencari kunci sendiri, beserta nada dasarnya, karena setelah difahami bahwa setiap lagu mempunyai struktur yang sama.

Saya tertarik dengan lagu Vina Panduwinata, yaitu "Biru", dan mencobanyanya dengan
accord Mayor7. Ternyata memang enak. Ada teman yang hendak membawakan lagu itu, tetapi tidak masuk, karena tidak menggunakan accord mayor7. Selanjutnya saya membeli kaset-kaset terbaru yang saat itu sedang populer diantaranya kategori Pop Kreatif dan saya coba mengikutinya dengan gitar. Disana ada Deddy dhukun, Faridz RM, Dian Pramana Poetra, January Christy, Mus Mujiono, Vina Panduwinata, dan sebagainya, campur. Tetapi saya juga mendengarkan lagu Keroncong dari Bapak saya, lagu-lagu sunda, Jawa (waktu itu dibawakan oleh Eddy Silitonga), termasuk Rhoma Irama. Semua saya coba ikuti dengan gitar, yang paling berkesan ialah pada lagu Keroncong dan Rhoma Irama, terdapat kunci-kunci sisipan, dan pada lagu Rhoma terdapat struktur accord yang tidak lazim.

No comments:

ikuti blog ini

Follow My Blog

Popular Posts

KARYA KITA